Bersih, manusiawi, wibawa. Itulah slogan yang disematkan bagi taman dan stadion bakal dibangun di atas lahan seluas 66,6 hektare, di Jakarta Utara. Namun, sengketa berkepanjangan malah membikin sirna semua rencana.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 7 perusahaan swasta, dan masyarakat saling mengklaim memiliki hak atas lahan itu. Sengketa terus bergulir di ranah perdata maupun pidana.
Kini, lahan yang di atasnya diharapkan akan berdiri stadion bertaraf internasional dan markas tim Persija Jakarta, malah beralih fungsi. Tumpukan sampah dan tinja menggunung di sana.
Baca juga:
Sejarah runtuhnya Kekaisaran Ottoman dan berdirinya Turki modern
Video: Nestapa hidup manusia di kolong pipa
Mengenal Muzammil Hasballah, imam muda bersuara merdu
Takeru Kobayashi, pria pemecah rekor makan tercepat di dunia
Video: Menengok kehidupan para wanita di 'kampung janda'
Cerita Si Jagur, meriam bersimbol jempol terjepit di Fatahillah