Video Karaoke saat Jam Kerja Viral, Kepala dan 2 Staf Puskesmas di Bogor Dicopot
Merdeka.com - Bupati Bogor Ade Yasin mencopot kepala dan dua staf Puskesmas Situ Udik, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (12/7). Pencopotan ini buntut dari viralnya video staf asyik karaoke saat jam kerja.
"Hari ini dicopot, Kepala Puskesmas (Situ Udik) dan dua staf yang karaoke di jam kerja," kata Ade Yasin saat ditemui seusai meninjau vaksinasi massal di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu bahkan telah memberi teguran langsung saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pada Sabtu (10/7).
"Tadinya kalau ada alat karaokenya mau saya sita, tapi hasil sidak ternyata tidak menggunakan alat karaoke, tetapi sound system (pelantang) untuk memanggil pasien. Namun, apa pun alasannya itu salah, karena dilakukan pada saat jam kerja," ujarnya.
Ade Yasin kemudian meluruskan narasi yang beredar mengenai kondisi pasien hamil yang datang ke puskesmas saat staf puskesmas sedang karaoke. Menurutnya, ibu hamil itu tidak positif Covid-19, melainkan perekam videonya.
"Ini ada simpang siur informasi, untuk perekam video viral yang positif itu sudah ditangani oleh Satgas Covid-19 ke Wisma Kemang untuk diisolasi," ujar Ade Yasin seperti dilansir Antara.
Setelah melakukan sidak ke Puskesmas Situ Udik, Ade Yasin lantas meminta maaf kepada ibu hamil yang terekam dalam video. Dia langsung mendatangi rumah perempuan itu, tak jauh dari puskesmas.
Pada Jumat (9/7), beredar video berdurasi 1 menit 43 detik yang menunjukkan warga yang akan melakukan pemeriksaan di Puskesmas Situ Udik. Seorang dinyatakan reaktif dari tes antigen dan seorang lagi merupakan seorang ibu yang tengah hamil.
Mereka ingin memeriksakan kesehatan di Puskesmas Situ Udik, tapi fasilitas kesehatan itu dalam keadaan tertutup. Dari dalam terdengar suara musik karaoke.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya