Vaksinasi Covid-19 Tetap Dilaksanakan selama Ramadan, Ini Penjelasan Kemenkes
Merdeka.com - Pemerintah tetap malaksanakan vaksinasi Covid-19 selama Ramadan 2021. Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi Covid-19 tidak akan mempengaruhi kondisi tubuh umat Islam yang sedang berpuasa.
"Kita tahu bahwa kondisi tubuh kita tidak akan terpengaruh terhadap pemberian vaksinasi walaupun kita sedang dalam kondisi berpuasa," katanya dalam konferensi pers, Senin (12/4).
Menurut Nadia, tak ada persiapan khusus bagi umat Islam yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 pada bulan Ramadan. Umat Islam cukup makan makanan bergizi dan seimbang saat sahur serta mencukupi kebutuhan cairan.
"Yang mungkin kita perhatikan juga sebelum mendapatkan vaksinasi adalah kita bisa mengupayakan istirahat cukup," jelasnya.
Mantan Kepala Bagian Program dan Informasi Setditjen P2P Kemenkes ini meminta masyarakat tidak memilih jenis vaksin untuk melindungi diri dari Covid-19. Dia menekankan, vaksin yang sudah tersedia merupakan terbaik. Saat ini, ada dua vaksin yang tersedia di Indonesia, yakni Sinovac dan AstraZeneca.
Nadia juga menegaskan vaksin Sinovac dan AstraZeneca sudah mendapat izin penggunaan dari Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Bahkan efektivitas kedua vaksin tersebut berada di atas standar aman WHO, yakni 50 persen.
Berdasarkan hasil uji klinis fase tiga, vaksin Covid-19 Sinovac memiliki efektivitas sebesar 65,3 persen. Sedangkan efektivitas vaksin AstraZeneca 62,1 persen.
"Kita pastikan vaksin yang digunakan jenis vaksin yang aman serta meningkatkan kekebalan tubuh kita berdasarkan rekomendasi para ahli," tutupnya. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya