Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Uya Kuya & Pengacara Keluarga Brigadir J Dipolisikan, Buntut 'Polisi Mengabdi Mafia'

Uya Kuya & Pengacara Keluarga Brigadir J Dipolisikan, Buntut 'Polisi Mengabdi Mafia' Pengacara Brigadir J Kamaruddin. ©2022 Merdeka.com/Rahmat Baihaqi

Merdeka.com - Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan yang dilayangkan Gerakan Rakyat Anti Hoaks (GERAH) terhadap pengacara Kamaruddin Simanjuntak dan artis atau presenter Uya Kuya yang dilimpahkan dari Polda Metro Jaya.

"Ya betul (laporan diterima)," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi saat dikonfirmasi, Jumat (23/12).

Adapun, Nurma membenarkan jika laporan yang dilimpahkan dari Polda Metro Jaya terkait dengan laporan Gerah atas pelapor bernama Julliana terkait konten Uya Kuya dan Kamaruddin yang menyebut 'polisi mengabdi ke mafia'.

Sehingga, Kamaruddin Simanjuntak dan Uya Kuya dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU ITE dan/atau Pasal 14-15 UU Nomor 1 Tahun 1946 jo 207 KUHP.

Sebelumnya, diketahui jika ucapan polisi mengabdi ke mafia itu sempat dikatakan Kamaruddin Simanjuntak di YouTube Uya Kuya saat melangsungkan program talk show.

"Iya (buat laporan), terkait perkataannya bahwa polisi itu rata-rata mengabdi kepada negara cuma satu Minggu, tiga Minggunya mengabdi kepada mafia," ucap Koordinator GERAH, Ustad Julliana kepada wartawan.

Julliana menambahkan pihaknya membawa sejumlah barang bukti yang disertakan dalam laporan tersebut, yakni berupa flashdisk yang berisi video konten polisi mengabdi kepada mafia.

Terkait alasan Uya Kuya turut dilaporkan, kata dia, dikarenakan artis tersebut selaku pemilik channel Youtube yang berisi konten ucapan Kamaruddin yang dipersoalkan.

"Iya, Uya Kuya juga (dilaporkan)," ujar dia.

Diketahui soal kasus yang dimaksud terjadi saat Kamaruddin Simanjuntak sempat menyebut bahwa rata-rata polisi di Indonesia mengabdi kepada mafia. Dia berseloroh bahwa banyak anggota Polri hanya seminggu mengabdi kepada negara, sedangkan sisanya mengabdi kepada mafia.

"Ini kan ajaib. Jadi kita tidak bisa hidup munafik. Makanya rata-rata hartanya puluhan miliar sampai ratusan miliar sampai triliunan," kata Kamaruddin di kanal YouTube Uya Kuya. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP