UTBK UNS Diikuti Oleh 23.425 Orang Pendaftar
Merdeka.com - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dimulai hari ini, Minggu (5/7). Jumlah total peserta yang terdaftar di Pusat UTBK UNS adalah sebanyak 23.425 orang. Pelaksanaan ujian akan dibagi menjadi 38 sesi, terdiri dari 20 sesi pada Gelombang I dan 18 sesi pada Gelombang II.
Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho menyampaikan, jumlah peserta dari eks Karesidenan Surakarta atau Soloraya sebanyak 16.658 orang (71 persen). Sedangkan peserta dari luar eks Karesidenan Surakarta sebanyak 6.767 (29 persen).
Untuk peserta yang terdaftar pada UTBK Gelombang I (5-14 Juli 2020), terang Jamal, sebanyak 12.395 orang. Untuk Gelombang II (20-29 Juli 2020) sebanyak 11.030 orang.
"Ada peserta berkebutuhan khusus tuna netra sebanyak 3 orang. Mereka difasilitasi dengan software khusus, dan pelaksanaannya akan dibantu oleh pendamping," ujar Jamal, usai peninjauan para peserta ujian.
Menurut dia, kedua peserta akan melaksanakan ujian pada hari Selasa, 7 Juli, dan seorang lainnya pada 14 Juli. Untuk sesi I hari ini, lanjut Jamal, jumlah peserta yang hadir sebanyak 478 orang (77,1 persen). Sementara peserta yang tidak hadir sebanyak 142 orang (22.9 persen).
"Peserta yang tidak hadir semua berasal dari luar eks Karesidenan Surakarta," katanya.
Jamal menambahkan, UTBK di UNS dilaksanakan di 14 lokasi ujian (44 ruang) dengan kapasitas total 620 peserta per sesi atau 1.240 peserta per hari (2 sesi). Untuk peserta yang tidak dapat mengikuti UTBK Gelombang I dan II karena force majeur dapat mengikuti UTBK Gelombang Cadangan yang akan dilaksanakan tanggal 30 Juli – 2 Agustus 2020.
Peserta yang berasal dari luar daerah eks Karesidenan Surakarta, dikatakannya, dapat mengikuti UTBK di daerah masing-masing pada tahap II (Tgl 20-29 Juli 2020). Penyelenggaraan UTBK di daerah masing-masing akan dikoordinasikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Pelaksanaan UTBK di Kampus UNS memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua pihak yang terlibat, dengan menegakkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19," terangnya.
Ia menambahkan, pusat UTBK UNS telah melaksanakan pelatihan penegakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 bagi seluruh pimpinan fakultas, Panitia Pelaksana, Penanggung Jawa Lokasi (PJL), Pengawas Ujian, Tim Teknisi, Tim Keamanan dan Ketertiban, dan Tim Kebersihan.
"Kami juga menyediakan fasilitas kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Seluruh panitia dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD). Peserta UTBK diberi fasilitas sarung tangan gratis. Seluruh lokasi ujian dilengkapi dengan thermogun, hand sanitizer, wastafel, dan ruang transit peserta yang ditata sesuai protokol kesehatan," katanya lagi.
Sedangkan untuk tata ruang UTBK diatur sedemikian rupa untuk menjaga jarak antar peserta minimal 1,5 meter arah kanan-kiri dan depan-belakang. Pusat UTBK UNS juga menyusun Buku Protokol Kesehatan Covid-19 berdasarkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 UNS dan RS UNS.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya