Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usut aksi nekat Mario, tim investigasi terbang ke Pekanbaru

Usut aksi nekat Mario, tim investigasi terbang ke Pekanbaru Status Facebook Mario Steven. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi koboi Mario Steven Ambarita (21) warga kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Riau ini, selain mengkhawatirkan dirinya dan keluarga juga membuat repot pihak Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dan PT Angkasa Pura. Pasca menyelinapnya Mario di rongga roda pesawat Garuda Indonesia dari Pekanbaru menuju Jakarta pada Selasa (7/4) kemarin, Tim Investigasi Otoritas Bandara Udara Wilayah II Medan dijadwalkan akan mendatangi Bandara Internasional SSK II Pekanbaru untuk melakukan investigasi.

Mario Steve Ambarita pun mendadak jadi sorotan dunia penerbangan karena dapat menembus sistim keamanan wilayah steril Bandara SSK II Pekanbaru. Untuk itu, Tim Investigasi Bandara akan mencari tahu penyebab lolosnya Mario dari sistem keamanan termasuk kemungkinan adanya kelalaian petugas.

"Kita menunggu tim investigasi otoritas Bandar udara wilayah II Medan," ujar Kepala Divisi Operasi (Kadiv Ops) Bandara SSK II Pekanbaru, Hasturman, Rabu (8/4).

Menurut Hasturman, hal itu dilakukan karena Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berada dalam wilayah Otoritas Wilayah II Medan. "Sehingga penilaian, dan pengawasan dilakukan oleh Otorita Medan. Kami ini berada di bawah wilayah II Medan, jadi dinilai dan diaudit oleh Medan," katanya.

Saat ditanya apa bentuk sanksi yang akan diberikan Kementerian perhubungan atas adanya dugaan kelalaian pihak bandara, Hasturman mengaku belum bisa memastikan.

"Saya kan orang cabang. Kalau putusannya ada, tentu ke PT Angkasa Pura II, itu pusatnya di Bandara Suta (Soekarno Hatta) Jakarta," jelasnya.

Menurut Hasturman, jika nanti ada putusan dari PT Angkasa Pura II terhadap kejadian ini, pihaknya pasti akan melaksanakan keputusan tersebut, bahkan bila ada sanksi berupa mutasi pejabat tertentu.

"Jika ada putusan (Sanksi dari Kemenhub) terkait pejabat diganti, tentu dilaksanakan. Tapi saat ini kita belum terima salinan putusannya atau pun dari Angkasa Pura II pusat Soekarno Hatta," kata dia.

Sebelumnya, General Manager SSK II Pekanbaru, Slamet Samiadji menegaskan, pihaknya tetap melaksanakan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengamanan wilayah bandara, termasuk daerah steril. Saat ditanya gagalnya pengamanan wilayah steril Bandara SSK II Pekanbaru, Slamet berkilah.

"Keamanan dilakukan dengan ketat. Tidak mudah orang masuk ke landasan. Tadi saya sudah mengecek," kata dia.

Paska insiden itu, pihaknya akan melakukan pengamanan lebih ketat. Selain lebih memperketat pemeriksaan penumpang, ia akan menambahkan CCTv di ujung runway, tempat di mana Mario masuk menyelinap ke ban belakang Garuda Indonesia.

"Kita memperketat pengamanan, termasuk penumpang yang mau take off. Kita juga akan menambahkan CCTv di ujung runway. Karena memang di sana tidak ada CCTv," kata Slamet.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP