Usai upacara penurunan bendera, Jokowi kembali bagi-bagi sepeda
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara penurunan bendera di Halaman Istana Merdeka, Jakarta. Usai prosesi penurunan bendera dilakukan, Jokowi kembali bagi-bagi sepeda kepada tamu undangan yang mengenakan pakaian adat terbaik.
Berbeda dengan saat upacara pengibaran bendera, bagi-bagi sepeda kali ini diumumkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hal berbeda juga terjadi bagi mereka yang menerima. Apabila sepeda diberikan ke pejabat negara mau pun keluarga, kali ini sepeda diberikan kepada masyarakat biasa.
"Seperti tadi pagi, sore ini juga panitia membentuk tim penilai untuk menilai siapa yang berbusana tradisional adat-adat daerah yang paling baik sore ini," kata JK.
Kelima penerima sepeda di antaranya, Frans Maksim yang merupakan Kepala Suku Arfak, Papua, Ratna Dewi Budiono yang mengenakan pakaian adat Dayak, Yusak Rumambi yang mengenakan pakaian adat Sulawesi Utara, Teuku Johan Marzuki yang mengenakan pakaian adat Aceh. Terakhir, ada Sumahartarti yang mengenakan pakaian adat asal Bengkulu.
"Silakan semua datang ke panggung. Mendapat sepeda dari Bapak Presiden bisa langsung dipakai keliling-keliling nanti," ujarnya.
Pada Upacara Pengibaran Bendera, lima orang menggunakan pakaian adat terbaik, yakni Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly dengan pakaian adat Nias, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang yang menggunakan pakaian adat Minang, dan Asisten Ajudan Presiden Syarif Muhammad Fidriansyah dengan pakaian adat Dayak, Kalimantan Barat.
Dua orang lainnya adalah istri Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Tri Suswati yang mengenakan pakaian adat Papua, dan istri Wakil Ketua MPR Mahyudin, Agati Suli menggunakan baju adat Dayak.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya