Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai rusuh di Lapas Tanjung Gusta, keluarga sulit besuk napi

Usai rusuh di Lapas Tanjung Gusta, keluarga sulit besuk napi Lapas Tanjung Gusta. ©2013 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Pihak Lapas Tanjung Gusta Medan masih memperbaiki bangunan yang jebol, akibat kebakaran yang terjadi pada Kamis (11/7) lalu. Hal itu menyebabkan proses kunjungan atau besuk tahanan menjadi terganggu.

Sejak senin pagi (15/7), kunjungan keluarga terhadap warga binaan itu terlihat sepi. Para keluarga atau kerabat napi tidak dibenarkan masuk ke dalam lapas.

Keluarga yang ingin memberi bungkusan dalam plastik, baik berisi nasi maupun kue-kue ringan, juga tidak diperbolehkan bertamu dengan napi yang menjalani hukuman.

Makanan tersebut hanya dibenarkan dibawa oleh petugas jaga ke dalam lapas, setelah lebih dahulu diperiksa apa isinya.

Setiap tamu maupun warga yang berusaha ingin masuk ke dalam Lapas Medan, disuruh oleh petugas piket untuk membaca spanduk berukuran besar yang terpampang di halaman Lapas Medan.

Isi spanduk tersebut, "Kunjungan ke Lapas Kelas I Medan Terganggu, Akibat Adanya Perbaikan Bangunan".

Sebelumnya diberitakan, rusuh hingga berujung pembakaran Lapas Tanjung Gusta yang dilakukan napi terjadi karena buruknya pelayanan di dalam penjara. Kejadian tersebut merenggut sejumlah nyawa, ratusan napi melarikan diri, termasuk tahanan teroris. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP