Usai periksa Darmo, Kejagung tunggu Sekretaris Setya Novanto
Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) diam-diam memeriksa Deputi Satu Kantor Staf Presiden, Darmawan Prasodjo (Darmo).
Menurut Direktur Penyidikan pada Jampidus, Fadil Zumhana, Darmo diperiksa terkait kasus dugaan pemufakatan jahat berujung tindak pidana korupsi atau biasa disebut 'Papa Minta Saham'.
"Tadi pagi sudah selesai, dia diminta keterangan jam 7 kurang tadi. Karena berjalan lancar cepat sekali karena data-data cukup," kata Fadil di Kejagung, Jakarta, Kamis (17/12).
Fadil mengatakan materi pemeriksaan seputar kasus yang menyeret nama Politikus Golkar, Setya Novanto dan pengusaha minyak, Riza Chalid serta Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin.
"Hasi pemeriksaan masih berkaitan subtansi hasil penyelidikan kita. Masih seputar Freeport. Ada relevansinya saya nilai, tetapi masih kita perlu pendalaman lagi," ujarnya.
Dia menyebut, keterangan Darmawan diperlukan untuk menambah alat bukti dalam kasus tersebut. Selain itu, Kejagung juga meminta masukan dari Darmawan.
"Kita memperkaya memperbanyak masukan, kita kan selaku penyelidik mencari masukan sebanyak-banyaknya. Dari semua masukan itu tentu kita saring yang sangat-sangat relevan," ungkap dia.
Selain memeriksa Darmawan, Kejagung juga menjadwalkan akan memeriksa Medina selaku Sekretaris Pribadi, Setnov. Namun, sampai saat ini, Medina yang diagendakan akan diperiksa pukul 09.00 WIB belum juga hadir.
"Medina dijadwalkan jam 9. Belum datang ini kita tunggu aja," pungkas Fadil.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya