Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Penyiraman, Novel Baswedan dan Komjen Iriawan Kerap Bertemu

Usai Penyiraman, Novel Baswedan dan Komjen Iriawan Kerap Bertemu Iriawan dapat dukungan sesepuh dan ulama Jabar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Pakar Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras Novel Baswedan, Hendardi menjelaskan alasan pemeriksaan Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Iriawan. Hendardi menyebut pemeriksaan terhadap Iriawan hanya sebatas saksi.

"Untuk menepis berbagi isu bahwa betul Komjen Iriawan kita periksa dalam konteks beliau sebagai Kapolda (saat kejadian penyiraman)," katanya di Gedung Kemensetneg, Jakarta Pusat, Kamis (11/7).

Hendardi menyatakan, Iriawan dan Novel sering bertemu pascapenyiraman air keras. Pertemuan itu terjadi baik Iriawan mendatangi Novel, maupun Novel yang datang ke Polda Metro Jaya untuk menemui Iriawan.

"Jadi kalau orang diperiksa biasa saja sebagai saksi. Saksi karena hubungan itu ada. Hubungannya apa? Ya misalnya dia Novel pernah ke Polda Metro, Pak Iriawan juga pernah mengunjungi Novel ketika kejadian itu maupun sebelum, sesudahnya pernah. Itu yang kami periksa," ujarnya.

Ia menilai wajar dalam pengusutan suatu kasus, banyak pihak yang diperiksa termasuk kepolisian.

"Ada saksi-saksi di situ, kan saksinya kami periksa juga. Mengapa kami keluar kota kami periksa, saksinya betul pembicaraan ini saja atau ada pembicaraan lain dan sebagainya. Jadi jangan dipandang sebagai negatif bahwa jenderal ini pasti yang menjadi tersangka. Itu hanya sebagai saksi," katanya.

Diketahui, TGPF Novel telah menyelesaikan proses investigasi. Hasilnya telah diserahkan kepada Polri dan akan diumumkan pekan depan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP