Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Penggeledahan Kantor PSSI, Polisi Akan Kembali Panggil Djoko Driyono

Usai Penggeledahan Kantor PSSI, Polisi Akan Kembali Panggil Djoko Driyono Brigjen Dedi Prasetyo. ©2018 Liputan6.com/Nafiysul Qodar

Merdeka.com - Penyidik Satgas Antimafia Bola Polri menggeledah dua Kantor Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Polisi tidak menutup kemungkinan, ruangan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono juga bakal 'diobok-obok' penyidik untuk mencari alat bukti.

"Ya tidak menutup kemungkinan (ruangan Joko Driyono juga digeledah). Semuanya terkait masalah peristiwa ini, dalam rangka buat terang peristiwa ini, semua dilakukan penggeledahan," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Gedung Tri Brata, Jakarta Selatan, Rabu (30/1).

Dedi menuturkan, penggeledahan dua kantor PSSI untuk mengusut skandal pengaturan skor sepak bola Indonesia di semua level. Penggeledahan untuk mencari alat bukti terkait mekanisme penyelenggaraan pertandingan, mulai dari legalitas, hingga mekanisme penunjukan wasit atau perangkat pertandingan lainnya.

"Semuanya terkait pengaturan skor Liga 3, 2, 1 di dua tempat tersebut akan dilakukan penggeledahan," tuturnya.

Dokumen-dokumen yang disita dari operasi ini nantinya akan dikonfrontasi dengan saksi-saksi terkait kasus pengaturan skor. Tak menutup kemungkinan, polisi akan kembali memanggil Joko Driyono setelah penggeledahan ini.

"Akan berkembang dari hasil analisa penggeledahan ini dulu. Alat bukti semua akan diaudit, akan diasesmen juga akan digelarkan. Perlu panggil saksi ahli dalam rangka akan membuat terang, juga sekalian konfirmasi barbuk yang disita, tidak menutup kemungkinan nanti akan dikembangkan kembali," ucap Dedi.

Reporter: Nafiysul Qodar

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP