Usai pencoblosan Pileg, 6 petugas KPPS di DKI meninggal dunia
Merdeka.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Sumarno berbela sungkawa atas meninggalnya sejumlah petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS). Menurutnya, tanpa petugas KPPS Pileg tahun ini tidak akan berjalan dengan lancar.
"Meski pun KPPS tidak mendapatkan imbalan yang besar, karena kerja keras mereka di penyelenggaraan KPPS yang mereka dipanggil ke Rahmatullah. Ada enam orang meninggal dunia tidak lama penghitungan suara dilakukan," kata Sumarno saat memberikan sambutan di Ruang Function Hall lantai 3, Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Benteng, Jakarta Pusat, Rabu, (23/4).
Dia mengajak para hadirin yang datang untuk mendoakan enam petugas KPPS yang meninggal dunia. "Mari para audiens kita doakan ke enam orang KPPS," ajak Sumarno.
Menurutnya, penyelenggaraan pemilihan legislatif kemarin berlangsung lancar tanpa ada konflik dan kekisruhan. Kendati begitu, dia mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah bekerja sama.
"Alhamdulillah dan terima kasih, KPU di Jakarta sangat kerja dengan baik sehingga lancar dan aman," imbuhnya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya