Usai ledakan Rusunawa, Densus 88 gerebek rumah terduga teroris di Sidoarjo
Merdeka.com - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror menggerebek rumah seorang terduga teroris di Perum Puri Maharani Blok A4, Nomor 11, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Senin (14/5).
Jarak penggerebekan terduga teroris dengan lokasi peledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Taman, sekitar 7,8 Km. Kejadian penggerebekan itu hanya selisih setengah hari dari ledakan bom pertama pada Minggu (13/5) malam.
Ketua Rt13/Rw5 Supardi mengaku melihat petugas membawa barang bukti usai melakukan penggerebekan di rumah yang diketahui bernama Budi Satrio.
"Kami melihat petugas membawa barang bukti, namun kami tidak tahu apa yang dibawa petugas masuk ke ambulans itu. Kami tidak diperbolehkan masuk ke rumah warga itu, termasuk warga sekitar tidak boleh mendekat," ucapnya.
Usia penggerebekan itu petugas langsung memasang batas garis polisi di area tersebut. penggerebekan itu sekitar pukul 07.30 Wib. "Warga di sini juga mendengar ada tembakan," ungkapnya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkait penggerebekan itu. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo AKP Suwarto ketika dikonfirmasi Tidka mengetahui kejadian itu.
"Mohon maaf saya kurang update mas, ini masih ada rapat," ucapnya.
Selain di Perum Puri Maharani, informasi yang diterima merdeka.com, petugas juga menggerebek di salah satu rumah terduga teroris yang berada di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya