Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Kena PHK Sepekan Lalu, Petugas Kebersihan Apartemen Bunuh Diri

Usai Kena PHK Sepekan Lalu, Petugas Kebersihan Apartemen Bunuh Diri Rumah Petugas Kebersihan Apartemen yang Bunuh Diri. ©2020 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Dipecat dari tempatnya bekerja, Mauladi (35), nekat mengakhiri hidupnya dengan menyayat bagian leher dan tangannya menggunakan pisau cutter, Kamis (18/6). Peristiwa itu, sempat menggegerkan kawasan sekitar tempat tinggal pelaku di Jalan Masjid, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong.

Berdasarkan keterangan kakak pelaku, Febriana, adik bungsunya itu, baru saja dipecat dari pekerjaannya di salah satu apartemen di kawasan Lengkong Gudang Timur, Kecamatan Serpong, sekitar satu pekan lalu.

Semenjak pemecatan tersebut, lanjut Febriana, adiknya itu kerap murung dan terlihat seperti nampak sedih.

"Sebelumnya, kerja sebagai petugas kebersihan di Apartemen. Karena dipecat dia sekarang tinggal sama saya, tadinya di mess apartemen," ucapnya Kamis (18/6).

Febriana mengaku tak menduga, adiknya bisa senekat itu mengakhiri hidup, setelah pemecatan yang dia alami. Karena menurut Febriana, adiknya juga tidak banyak bercerita mengenai masalah-masalah yang dialaminya.

"Terakhir dia cerita sedikit, kalau dia sudah tidak bekerja, kena PHK. Kalau enggak salah dia bilang padahal kontraknya baru berakhir Desember," ungkap dia.

Menurut Febriana, sebelum ditemukan tewas bersimbah darah, adiknya itu sempat mengalami demam tinggi.

"Mengenai PHK itu dia engga banyak bercerita, tapi kelihatan banget kalau Dia kemarin-kemarin jadi sering murung dan menangis. Semalam juga demam, badannya panas tinggi," ucap dia.

Febriana mengaku, masih sangat kaget dengan peristiwa itu, pasalnya, dia baru mengetahui setelah kembali ke rumahnya, usai membeli keperluan makan bagi adiknya.

"Sebelumnya, dia sempat mau berangkat melamar pekerjaan. Saya bilang motor cuma satu, saya pake dulu buat beli makanan. Setelah saya pulang (beli makanan) rumah sudah ramai. Kejadiannya seperti apa saya enggak tahu" ungkap dia

Kapolsek Serpong, AKP Supriyanto membenarkan adanya peristiwa bunuh diri yang terjadi sekitar pukul 11.00 Wib.

"Iya kejadian itu jam 11 siang anggota langsung ke sana. Bunuh diri dengan menggunakan cutter," kata dia.

Saat ini, pelaku sudah diurus keluarga untuk segera dimakamkan. "Sudah diurus keluarga dan segera dimakamkan," jelas Supriyanto.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP