Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai Jakarta dibom, kendaraan masuk Polda Sumsel digeledah

Usai Jakarta dibom, kendaraan masuk Polda Sumsel digeledah polisi geledah mobil masuk mapolda sumsel. ©2016 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Beberapa jam usai kejadian teror bom di Sarinah, Jakarta, ada kondisi berbeda yang terjadi di Mapolda Sumsel. Penjagaan di markas polisi tersebut lebih diperketat.

Pantauan merdeka.com, sejumlah anggota polisi yang bertugas di pos jaga Mapolda Sumsel berdiri di depan pos. Bahkan, nampak polisi tersebut membawa senjata laras panjang.

Setiap kendaraan yang akan masuk, dicegat dan digeledah. Penggeledahan ini tanpa terkecuali termasuk mobil dan sepeda motor anggota polisi sendiri. Pengendara mobil disuruh membuka kaca pintu dan ditanya perihal kepentingan berkunjung ke Mapolda Sumsel.

Kondisi ini berbeda dengan hari-hari biasanya. Sebelumnya, petugas jaga hanya duduk di dalam pos sambil memantau lalu lalang kendaraan.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zahri mengungkapkan, penjagaan di pos pintu masuk memang sudah lama dilakukan sesuai protap. Namun, penjagaan lebih diperketat untuk mengantisipasi terjadinya teror seperti di Jakarta.

"Ya, kita perketat, semuanya kita cek tanpa terkecuali. Ini sudah protapnya," ungkap Syaiful, Kamis (14/1).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova mengimbau masyarakat Sumsel lebih waspada dan lebih meningkatkan keamanan lingkungan masing-masing. Jika ada orang yang tak dikenal dan gerak-geriknya mencurigakan, segera lapor ke polisi terdekat.

"Petugas sekuriti juga mesti jeli mengawasi biar cepat diantisipasi jika ada yang mencurigakan," tukasnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP