Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai halau demo di KPUD Bangkalan, polisi tertidur pulas

Usai halau demo di KPUD Bangkalan, polisi tertidur pulas Bentrokan Pilkada Bangkalan. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah seharian penuh mengawal unjuk rasa jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bangkalan, sejumlah personel polisi tampak kelelahan. Saking lelahnya, mereka terlihat tertidur di Masjid Nurul Ulum, Junok, Bangkalan, yang letaknya di pertigaan jalan masuk menuju Jalan Pemuda Kaffa.

Pantauan merdeka.com, Senin (10/12), sebagian petugas lainnya masih duduk dan ngobrol, usai menjalankan salat Ashar. Ada juga yang masih berjaga-jaga di jalanan, termasuk bersiaga di depan kantor KPUD Bangkalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 11.00 WIB massa pendukung Imam Buchori-Zaenal Alim, pasangan calon bupati nomor urut satu yang dicoret sebagai kontestan Pilkada Bangkalan oleh KPUD setempat. Tindakan KPUD itu membuat massa mengamuk.

Mereka semakin beringas, saat pendistribusian logistik Pilkada dilakukan pihak kepolisian hari ini (10/12). Sejumlah fasilitas umum di Jalan Pemuda Kaffa dirusak.

"Sekitar empat jam lebih kami berupaya menghalau amuk massa. Kejadian itu terjadi sejak pagi, selepas Zuhur kerusuhan itu reda," cerita seorang anggota Brimob Polda Jawa Timur, yang tengah beristirahat.

Menurut dia, beberapa personel kepolisian dari Jawa Tengah juga didatangkan untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada Bangkalan yang akan digelar pada 12 Desember nanti. "Ada sekitar 500 personel yang didatangkan dari Jawa Tengah."

Sekadar diketahui, Pilkada Bangkalan akan diikuti pasangan Imam Buchori-Zaenal Alim dengan nomor urut satu, Moh Nizar-RH Zulkifli nomor urut dua, serta pasangan nomer tiga Muhamad Makmun Ibnu Muad-H Mondir. Namun, menjelang pelaksanaan Pilkada, PTUN Surabaya memenangkan gugatan salah satu partai pengusung salah satu calon bupati.

Kemudian, KPUD Bangkalan mencoret nama Imam Buchori-Zaenal Alim sebagai peserta Pilkada Bangkalan, sesuai amar putusan pengadilan. Tak urung massa pendukung Imam-Zaenal pun mengamuk dan menduduki kantor KPUD Bangkalan sejak Jumat lalu. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP