Usai Ditusuk, Wiranto Terus Istighfar dan Zikir
Merdeka.com - Tenaga Ahli Kemenko Polhukam, Agus Zaini mengungkapkan detik-detik pasca penusukkan dialami Menko Polhukam Wiranto. Menurutnya Wiranto terus berzikir dan menyebut asma Tuhan.
"Dalam kondisi sadar, sepanjang jalan Wiranto terus beristighfar, diselingi zikir Subhanallah serta mengucapkan kalimat Laa hawla wa laa quwwata Illa billah," tutur Agus lewat siaran pers diterima, Jumat (11/10).
Penanganan medis pertama Wiranto dikawal langsung oleh RSUD, Pandeglang, sebelum diterbangkan ke RSPAD Gatot Soebroto Jakarta menggunakan helikopter.
"Jarak tempuhnya membutuhkan waktu 30 menit. Bagian perut yang luka akibat tusukan senjata tajam kembali mengeluarkan darah. Dalam perjalanan kondisinya tetap sadar, tentu sambil menahan rasa sakit yang luar biasa," cerita Agus.
Tim dokter RSPAD Gatot Soebroto bergerak cepat dengan melakukan operasi. Diketahui operasi dilakukan selama dua setengah jam.
Saat ini kondisi Wiranto diketahui berangsur stabil. Namun keterangan sejumlah kerabat yang menjenguk mengatakan Wiranto masih lemas dan butuh istirahat.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya