Usai Diterjang Tsunami, Pantai Wilayah Banten Diprediksi Sepi Saat Pergantian Tahun
Merdeka.com - Suasana perayaan pergantian tahun baru di Banten bakal berbeda dari tahun sebelumnya. Salah satunya karena wilayah Pantai Banten belum lama ini diterjang tsunami. Titik keramaian perayaan tahun baru kemungkinan berpindah ke pusat Kota. Pantai yang biasanya menjadi primadona setiap momen pergantian tahun, kini mendadak sepi pengunjung.
Hal ini diungkapkan Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan sampai pengecekan tempat penginapan dan perhotelan di sekitaran pesisir pantai Anyer, Carita hingga Tanjung Lesung, sepi wisatawan. Bunyi terompet hingga pemandangan kembang api mungkin tidak akan menghiasi langit di pesisir pantai.
"Tahun lalu (tahun baru 2018) titik di daerah pantai paling ramai, hotel full semua. Tapi di tahun ini berubah begitu signifikan justru daerah dampak musibah (Tsunami Banten) kemarin selain hotel rusak wisatawan sepi, Kita cek semua hunian hotel turun dan sepi," kata Jenderal Polisi berbintang dua tersebut, di Mapolda Banten, Kota Serang, Senin (31/12).
Meski demikian, petugas keamanan tetap melakukan patroli di daerah pesisir pantai. Khawatir ada hal yang tidak diinginkan.
"Pengamanan kita daerah sepi tetap lakukan patroli tapi kita fokus pengamanan di daerah pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan," katanya.
Kapolda meminta masyarakat melaksanakan imbauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk menjauhi pantai sementara waktu sampai situasi kembali aman. "Tidak pernah ada larangan, tapi dari BMKG mengimbau waspada," katanya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya