Usai diguyur hujan, longsor tutup jalan Tabanan-Singaraja
Merdeka.com - Hujan deras mengguyur seharian hingga sore hari kemarin menyebabkan tanah longsor di Bali pada Jumat (19/2), pukul 05.30 WITA. Insiden itu terjadi di jalan jurusan Tabanan-Pupuan-Singaraja.
Lumpur bercampur pepohonan dan bebatuan menutup badan jalan, tepatnya di wilayah Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Selain menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter, tanah longsor menimbun dua unit sepeda motor, sebuah sepeda ontel, dan bangunan toilet milik warga.
Longsoran tanah menyebabkan kemacetan cukup panjang, hingga arus lalu lintas dari arah Tabanan dialihkan menuju Desa Ngayor-Nyangglad-Durentaluh. Sedangkan arus lalu lintas dari Singaraja dialihkan ke Desa Bongan Cina-Belatungan-Surabrata.
"Kalau sepeda motor masih bisa lewat, sedangkan untuk kendaraan roda empat kita alihkan," ujar Kapolsek Pupuan AKP I Wayan Sidin, di Tabanan, Bali, Jumat (19/2).
longsor di bali ©2016 merdeka.com/gede nadi jaya
Sedangkan dua unit sepeda motor tertimbun adalah sepeda motor Yamaha F1ZR berwarna merah-putih, dan sepeda motor Honda CB 100 berwarna oranye milik I Made Ariasa (35).
Saat longsor terjadi, Ariasa masih tertidur bersama istrinya Ni Wayan Dia Juliastrini (28), dan putrinya Ni Putu Nina Astuti (10). Tiba-tiba dia mendengar suara gemuruh disertai suara kayu patah. Bersyukur saat itu dia bersama keluarga terhindar dari longsor.
"Kemarin kan musim kemarau panjang, jadi tanahnya pecah-pecah dan sekarang mendapat guyuran hujan deras jadinya longsor, tanahnya labil. Ini yang kedua kalinya di desa kami kejadian seperti ini," kata Ariasa.
Hingga kini, pihak Dinas Pekerjaan Umum bersama masyarakat terlihat masih membersihkan genangan lumpur pepohonan menutup badan jalan. Sementara itu, kendaraan roda dua sudah bisa melintas, sedangkan roda empat masih dialihkan. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya