Usai beli pulsa, kader HMI Makassar dikeroyok di Pekanbaru
Merdeka.com - Seorang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) asal Makassar, Sulawesi Selatan, Irfan Hajir Suhair (20), babak belur dikeroyok enam orang tidak dikenal, di Jalan Teratai, sekitar Asrama Brimob Pekanbaru, Riau, Senin (23/11) malam. Alhasil, Irfan mengalami luka di sekujur tubuh dan wajahnya, luka di pelipis, dan bibir bengkak.
Irfan mengaku dianiaya usai membeli pulsa. Dia lantas melaporkan kejadian itu ke Polresta Pekanbaru.
Kepada polisi, Irfan menceritakan, dia dikeroyok enam orang saat keluar dari penginapan sementara peserta HMI di asrama Brimob Jalan Durian, buat membeli pulsa. Saat akan kembali, Irfan dihadang oleh enam pria. Mereka sempat bertanya kepada Irfan, 'kamu orang Makassar?' Lantas, Irfan menjawabnya, 'Iya saya orang Makassar.' Mendengar jawaban itu, enam pria ini langsung memukuli Irfan hingga babak belur.
Setelah puas mengeroyok Irfan, keenam pria itu langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian, yang hanya berjarak beberapa meter dari gerbang asrama Brimob.
"Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Kita masih mencari tahu siapa pelakunya," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono, Selasa (24/11).
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya