Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Upaya pemerintah Arab Saudi hindari tragedi di musim haji

Upaya pemerintah Arab Saudi hindari tragedi di musim haji Jemaah haji berdesakan di Mina. ©twitter.com

Merdeka.com - Ratusan orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka saat ribuan jemaah berdesakan dan saling injak di Mina, Arab Saudi. Kejadian yang berlangsung Kamis (24/9) pagi waktu setempat, terjadi di rute utama menuju jamaraat, tempat jamaah haji melempar batu dalam prosesi jumrah di Ula dan Wusta.

Hingga Jumat (25/9) dini hari, tercatat tiga warga negara Indonesia (WNI) masuk dalam daftar korban meninggal. Sementara satu orang lagi masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pemerintah Saudi mengklaim telah berusaha keras menyiapkan infrastruktur agar bencana di Mina tidak terus berulang. Kepala Komite Haji Pangeran Khaled al-Faisal menyatakan upaya pengamanan pihaknya mubazir karena beberapa jamaah tidak disiplin. Khususnya jamaah asal Afrika yang menyemut di jembatan, lalu berhenti mendadak, memicu jatuhnya beberapa orang.

Peristiwa nahas saling injak antara jemaah bukan kali pertama terjadi di Mina, Arab Saudi. Insiden parah di Mina terakhir kali terjadi pada 12 Januari 2006, ketika 346 jamaah tewas.

Beragam cara dilakukan pemerintah Arab Saudi untuk menghindari kejadian di Mina terulang. Salah satunya dengan merenovasi jembatan Jamaraat menjadi dua lantai, terdiri atas beberapa lajur.

Renovasi jembatan Jamaraat merupakan salah satu upaya pemerintah Arab Saudi menghindari kecelakaan selama musim haji. Berikut upaya pemerintah Arab Saudi hindari tragedi di musim haji seperti dirangkum merdeka.com.

Dirikan tenda anti api bagi jemaah haji. (mdk/amn)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP