Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Upaya Memulihkan Trauma Anak-Anak Wamena Pascakerusuhan

Upaya Memulihkan Trauma Anak-Anak Wamena Pascakerusuhan Kerusuhan di Wamena. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Masyarakat Wamena masih mengalami trauma mendalam pascakerusuhan 23 September lalu. Sejumlah orang meninggal dan bangunan rusak akibat dibakar.

Sejumlah upaya pemulihan trauma terus dilakukan. Utamanya terhadap anak-anak di Wamena agar mereka bisa merasakan keamanan kembali saat beraktivitas.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, di Kota Jayapura mengatakan pemulihan trauma itu untuk mendukung kesehatan mental dan psikologis 165 pelajar di sekolah yang terletak di Jalan SD Percobaan Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

"Kegiatan itu dipimpin oleh Kanit 1 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Papua AKP Mince Mayor, yang didampingi AKP Saidah Hobrow, KBO Sat Binmas Polres Jayawijaya Ipda Agustian I, Ipda Try Abryansyah M.Psi, Ipda Ivone AR, dan disaksikan oleh Kepala SD Yapis Wamena, Samsul Muarif dan 19 orang guru," katanya. Demikian dikutip dari Antara, Jumat (11/10).

Menurut dia, usai melaksanakan koordinasi kepada guru dan doa pagi bersama, tim pemulihan trauma itu langsung berbagi keceriaan untuk para siswa-siswi di halaman sekolah dengan permainan dan bernyanyi bersama.

"Dengan gerakan sambil membuat lingkaran yang di pimpin oleh Akp Mince Mayor. Kemudian kegiatan dilanjutkan pada sesi pembagian kelas menjadi 6 kelompok pemain untuk melatih konsentrasi dalam game," katanya.

Setelah kegiatan bermain atau game bersama selesai, kata dia, dilanjutkan dengan pembagian alat-alat tulis untuk anak-anak.

"Anak-anak juga diberikan atau dibagikan alat tulis agar nanti bisa digunakan saat belajar mengajar," kata Kamal.

Terpisah, Kepala SD Yapis Wamena Samsul Muarif menyampaikan senang anak-anak didiknya mendapatkan terapi pemulihan mental dan psikologi setelah kerusuhan lalu.

"Besar harapannya kegiatan dukungan kesehatan mental dan psiko ini bisa langsung terus supaya bisa menghilangkan rasa trauma yang di alami anak-anak. Semoga dengan berlangsungnya kegiatan ini anak-anak bisa melupakan kesedihan yang mereka rasakan selama ini," katanya.

Sebelumnya, tim pemulihan trauma dari Polda Papua juga melaksanakan hal yang sama kepada guru-guru dan pelajar di SD Harapan Baliem I yang terletak di Jalan JB Wenas, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP