Umrah Disetop Akibat Corona, Uang Jemaah Dijamin Aman
Merdeka.com - Pemerintah Arab Saudi belum kembali membuka pintu kedatangan jemaah umrah karena penyebaran virus Corona. Pemilik Biro Umrah Dewangga sekaligus.
Ketua Persaudaraan Pengusaha Umrah dan Haji (Perpuhi) Her Suprabu menjamin jika para jemaah tidak akan dirugikan dengan keputusan mendadak tersebut.
Menurutnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar jemaah tidak dirugikan. Sehingga, para tamu Allah tersebut tidak akan dikenakan biaya tambahan jika dilakukan penjadwalan ulang.
"Kemarin kita sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Yang pertama terkait tiket, Alhamdulillah pihak maskapai telah mengeluarkan surat. Penerbangan yang mengalami kendala bisa di reschedule," ujar Her Suprabu saat ditemui di kantornya, Senin (2/3).
Demikian juga, lanjut Her, Visa kunjungan yang sudah disahkan bisa dijadwal ulang dengan tanpa dipungut biaya. Sedangkan untuk hotel atau penginapan juga bisa dilakukan penjadwalan ulang.
"Insya Allah untuk paket-paket umrah yang terkendala pending tidak akan ada tambahan biaya. Ini sesuai dengan himbauan pemerintah," katanya.
Namun demikian, Her belum bisa memastikan penjadwalan ulang keberangkatan jemaah umrah tersebut. Pihaknya masih menunggu kepastian dari pemerintah Arab Saudi. Jika disana dinyatakan siap, maka pihaknya akan langsung menjadwal ulang.
Terkait jemaah yang sudah terlanjur sampai di Tanah Suci, dikatakannya, tidak mengalami kendala. Seperti 111 jemaah yang baru dipulangkan, semuanya selesai menjalankan rangkaian ibadah.
"Kalau yang sudah disana tidak masalah. Kemarin hari Minggu kita memulangkan 111 jemaah ke Solo. Semuanya sehat," katanya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya