Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ulama di Jateng ingin Cak Imin dampingi Jokowi di Pilpres 2019

Ulama di Jateng ingin Cak Imin dampingi Jokowi di Pilpres 2019 Ulama di Jateng dukung Cak Imin. ©2018 Istimewa

Merdeka.com - Pengasuh pondok pesantren se-Jawa Tengah ingin Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai Cawapres di Pilpres 2019 mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Para pengasuh pondok pesantren itu antara lain: KH Dimyati Rois, KH Munif M Zuhri, KH Muhammad Adnan, KH Haidar Muhaiminan, KH Zaenal Arifin Maksum, KH Yusuf Chudlori, dan kiai lainnya.

Pembacaan mandat ini dibacakan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Futuhiyyah, Mranggen, Demak, KH Hanif Muslih, di pesantrennya.

Kiai Hanif mengatakan, para ulama se Jawa Tengah memandang, bahwa Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi telah menunjukkan keberhasilan pembangunan.

"Perlahan angka kemiskinan menurun, dan kesejahteraan rakyat terus membaik. Pembangunan infrastruktur juga sangat pesat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/4).

Pembangunan fisik atau infrastruktur yang sudah pesat ini akan lebih bisa mensejahterakan rakyat bila diimbangi dengan pembangunan mental dan spiritual.

"Program Revolusi Mental sebagai dasar penting Pak Joko Widodo membangun perlu lebih dikonkritkan," kata Kiai Hanif.

Ulama se Jateng mendorong Cak Imin maju cawapres mendamping Presiden Jokowi. Mereka menilai pemerintahan Jokowi periode kedua harus didampingi figur Wakil Presiden dari kalangan Santri, yang memahami arah pembangunan mental dan spiritual.

"Para ulama berkeyakinan Saudara Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) adalah figur santri yang memahami pemikiran Para Ulama dan mampu merealisasikan gagasan para ulama tentang pembangunan mental spiritual serta gagasan Revolusi Mental," ujarnya.

Menurut dia, para ulama berkeyakinan Cak Imin figur santri yang bisa menyatukan aspirasi politik seluruh Umat Islam demi tegaknya negara yang damai dan makmur baldatun thoyyibatun wa robbun ghoffur, menghargai pluralisme serta tegaknya NKRI.

"Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim para ulama memutuskan memberikan perintah dan mandat penuh kepada Muhaimin Iskandar untuk terus berjuang mencalonkan diri sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo, dan kemudian terpilih pada Pemilu 2019; sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024," demikian bunyi mandat itu dibacakan Kiai Hanif.

Sementara KH Muhammad Adnan menjelaskan alasan Cak Imin pantas jadi wapres. "Cak imin sudah buktikan prestasi kerja. Perolehan suara meningkat dengan mengantarkan kadernya untuk duduk di kursi legislatif," katanya.

Prestasi kedua, lanjut Kiai Adnan, Cak Imin sukses menempatkan kadernya di kekuasan eksekutif. Ada empat menteri PKB kader NU di kabinet Pak Jokowi.

"Jokowi menang pun tak terlepas dari kontribusi PKB dan NU," ujarnya.

Kiai Adnan pun mengapresiasi keberhasilan Presiden Jokowi dalam membangun infrastruktur fisik. Namun, menurut dia, akan lebih lengkap jika sukses dalam membangun infrastruktur spritual dan sosial keagamaan.

"Dan yang paham dan bisa bantu Jokowi soal itu ya Muhaimin Iskandar, beliau lahir dari rahim pesantren, plus punya pengalaman mumpuni di bidang legislatif dan eksekutif," lanjutnya.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP