UKI sebut mahasiswanya tak ikut demonstrasi 20 Mei
Merdeka.com - Biro Kemahasiswaan Universitas Kristen Indonesia (UKI), Indriyatmoko menyatakan BEM UKI dalam proses normalisasi dan tidak akan turun dalam demonstrasi evaluasi Pemerintahan Jokowi-JK pada 20 Mei. Kegiatan mahasiswa akan diarahkan ke kegiatan yang menambah soft skill.
"Kemungkinan tidak ikut turun ke jalan jika ada mungkin sebagian kecil saja" kata Indriyatmoko di UKI, Selasa (19/5).
Dia mengatakan sekarang mahasiswa UKI sedang diarahkan untuk lebih kritis namun tidak dengan turun ke jalan. Nantinya BEM akan diaktifkan lagi setelah program kampus terlaksana.
Lanjut dia, kegiatan kampus tersebut di antaranya latihan keterampilan manajemen mahasiswa (LKMM), pengembangan bakat dan minat serta pengabdian masyarakat. Dia juga mengungkapkan dibekukannya BEM UKI karena terjadinya gesekan antara mahasiswa dalam beberapa tahun belakangan.
"BEM memang dibekukan sementara untuk dilakukan normalisasi dan restrukturisasi kegiatan mahasiswa," terang dia.
Diketahui, jelang demontrasi mahasiswa pada 20 Mei, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia ke Istana. Karena undangan dan pemberitahuan dari pihak Istana mendadak, hanya beberapa pengurus BEM saja yang bisa hadir ke Istana, khususnya BEM dari perguruan tinggi yang ada di Jakarta.
"Yang diundang banyak, tapi ini mendadak. Jadi yang konfirm hadir ya ini saja," kata BEM UI, Andi Auliya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).
(mdk/efd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya