Uji legalitas, Nurdin Halid desak peserta munas Golkar dihadirkan
Merdeka.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Ical, Nurdin Halid meminta mahkamah partai menghadirkan peserta Munas Bali dan Munas Ancol dalam persidangan. Hal itu untuk membuktikan sah atau tidak munas dari kedua kubu.
"Sidang ini bertujuan untuk melihat sah tidak sah, demokrasi atau tidak demokrasinya suatu munas, karena adanya intimidasi, dan sebagainya. Diharapkan agar Majelis Hakim menghadirkan semua peserta di dua munas yang nantinya bisa dilihat orangnya, punya kewenangan atau tidak," kata Nurdin Halid di kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (25/2).
Menurutnya, cara itu efektif untuk menyelesaikan kisruh dualisme kepengurusan di tubuh partai beringin. Para peserta dapat bersaksi mana munas demokratis dan penuh tekanan.
"Tidak sulit kok untuk buktikan munas itu sah atau tidak. Hadirkan semua peserta Munas Bali dan Ancol. Peserta munas yang hadir di dua munas bisa dilihat oleh hakim. Hakim bisa mengambil keputusan berdasarkan hal itu. Ternyata ada yang hadir di Bali dan hadir di Ancol juga," terang dia.
Lanjut dia, mahkamah partai akan memberikan rekomendasi yang bijaksana untuk menyelesaikan kisruh kepengurusan ini. Mereka adalah tokoh Golkar memiliki kredibilitas yang tidak diragukan lagi.
"Kami yakin independensi Mahkamah Partai untuk mengambil keputusan," pungkas dia.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya