UGM Rencanakan Perkuliahan Tatap Muka pada Agustus 2021
Merdeka.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) berencana menggelar perkuliahan tatap muka pada pembukaan tahun ajaran baru, Agustus 2021. Metode ini diprioritaskan untuk mahasiswa asal DIY dan Jawa Tengah dengan kewajiban mendapatkan serta membawa izin dari orang tua.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UGM Djagal Wiseso memaparkan, kepastian akan digelarnya perkuliahan tatap muka masih akan mempertimbangkan sejumlah faktor, seperti kondisi Covid-19 paska Lebaran 2021.
"Kita siapkan dua skenario. Jika sebaran jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kondusif, dalam arti mampu tertangani, maka akan dilaksanakan kuliah tatap muka bulan Agustus. Namun, manakala kasus positif Covid-19 naik, maka pelaksanaannya diundur pada bulan Oktober atau November," ujar Djagal dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/3).
Djagal menjelaskan, perkuliahan tatap muka ini dilakukan secara terbatas dengan memprioritaskan mahasiswa yang berasal dari sekitar DIY dan Jateng.
"Mahasiswa UGM yang mengikuti kegiatan belajar secara tatap muka ini bagaimanapun wajib membawa surat persetujuan dari orang tua atau wali mahasiswa. Untuk kuliah luring ini kita lakukan bertahap dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan," ucap Djagal.
Selain itu, lanjut Djagal, mahasiswa akan diminta melakukan tes kesehatan dengan memakai alat deteksi GeNose. "Secara periodik kita lakukan pemeriksaan dengan GeNose," ungkapnya.
Djagal menambahkan saat ini pihaknya menargetkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan UGM sudah disuntik vaksin sebelum pelaksanaan kuliah tatap muka secara terbatas dimulai.
"UGM sejauh ini baru dosen lansia saja yang sudah divaksinasi. Dalam waktu dekat, dosen dan tenaga kependidikan nonlansia akan turut divaksin," tutup Djagal.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya