Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Uang kontrakan kurang, PSK dianiaya pasangan kumpul kebonya

Uang kontrakan kurang, PSK dianiaya pasangan kumpul kebonya Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Hanya gara-gara uang kontrakan kurang, JL alias JA (27) harus merasakan pedih setelah dianiaya pacarnya sendiri. Wanita pekerja seks komersial (PSK) itu akhirnya melaporkan pasangan kumpul kebonya ke polisi.

Kepada petugas, JA mengaku peristiwa itu bermula saat dia dan terlapor bernama Erwin (35), membicarakan soal kontrakan yang sudah habis dan harus kembali membayar sewa, Senin (3/8) sore.

Meski belum menikah, keduanya hidup serumah di sebuah kontrakan di Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang–alang Lebar, Palembang.

Tiba-tiba pelaku marah karena mendengar uang kontrakan itu kurang Rp 200 ribu. Keduanya terlibat adu mulut hingga akhirnya korban dianiaya. Saat itu, pelaku menyundut rokok di paha kiri, menendang tubuh korban, dan memukul kepala pakai batu, serta menginjak dada korban.

"Saya dianiaya seperti itu, sampai sekarang masih sakit. Itu cuma dia gara-gara uang kontrakan kurang," ungkap korban JA saat melapor ke SPKT Polsek Sukarami Palembang, Selasa (4/8).

Padahal, kata dia, uang tersebut merupakan hasil jerih payahnya sendiri sebagai PSK. Sementara pelaku hanya bisa mabuk-mabukkan bersama rekan-rekannya.

"Saya jadi PSK ini karena dia pak, cari duit buat tempat tinggal susah. Dia cuma nyuruh-nyuruh saja cari duit," kata janda satu anak yang mengaku sudah dua tahun hidup layaknya pasangan suami istri.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah mengungkapkan, laporan korban sudah diterima untuk diproses lebih lanjut. Korban diarahkan untuk divisum sebagai pelengkap barang bukti.

"Segera kita tangkap terlapor. Kita kenakan dulu pasal penganiayaan, nanti diselidiki penjualan orang," pungkasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP