TW sudah produksi 11.000 bungkus bihun bikini, dijual secara online
Merdeka.com - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandung membongkar pabrik pembuatan camilan Bihun Kekinian (Bikini). Sosok di balik camilan yang menghebohkan itu ternyata perempuan berinisial TW (19).
Dia yang sudah memproduksi camilan dengan kemasan kontroversi ini sejak Maret 2016. Dalam kurun waktu kurang lebih enam bulan TW sudah memproduksi 11.000 camilan dengan kemasan vulgar, yang disebar di dalam dan luar pulau Jawa.
Industri Rumah Tangga milik TW ini digerebek pada Sabtu (6/8) dini hari tadi oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandung.
BBPOM mengamankan sejumlah barang bukti berupa kemasan jadi dan bahan mentah.
"Pelaku digerebek saat sedang tertidur. Saat ditanya pelaku ini membuat snack sejak Maret lalu. Dia (TW) mengaku telah membuat 11.000 bungkus snack yang disebarkan lewat sistem online," kata Kepala BBPOM Kota Bandung Abdul Rahim di kantornya, Sabtu (6/8).
Sejauh ini status TW masih terperiksa. Adapun untuk status selanjutnya diserahkan pada kepolisian.
"Kami tidak bisa menahan karena bukan wewenang, kami hanya PPNS. Tapi TW kooperatif dan nanti akan dilakukan pemeriksaan," ungkapnya.
Camilan yang menampilkan ilustrasi tubuh wanita berbikini ini memang tidak mengantongi izin resmi. TW tidak mendaftarkan izin edar serta merek dan gambar yang nyeleneh.
"Ini melanggar kesusilaan. Ini tanpa izin, adapun dari isi pihaknya masih melakukan penelitian," terangnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya