Tutup diklat, Menpora ingin Paskibraka 2018 jadi inspirasi anak muda Indonesia
Merdeka.com - Setelah sukses mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih saat 17 Agustus 2018 lalu, kini Diklat bagi 68 anggota Paskibraka 2018 resmi ditutup. 68 Anggota Paskibraka itu dilepas untuk kembali ke daerahnya masing-masing oleh Menpora Imam Nahrawi, Selasa (21/8) di Teater Wisma Kemenpora, Jakarta.
"Selamat kembali pulang ke provinsi masing-masing, kembali ke orangtua, kembali ke sekolah. Saya berharap mereka menjadi contoh dan suritauladan. Menjadi inspirasi bagi semua karena mereka sudah berhasil bertugas dengan baik," kata Menpora.
Imam meminta kepada Deputi Pengembangan Pemuda yang bertanggungjawab terkait Diklat Paskibraka untuk membuat sebuah buku yang berisi seluruh foto-foto pelatih dan anggota. Juga didalamnya terdapat kisah-kisah dan mimpi-mimpi anggota Paskibraka 2018.
"Buku itu harus menjadi inspirasi bagi seluruh anak muda Indonesia, karena kita punya 60 juta anak muda yang harus kita siapkan mulai sekarang agar 2045 betul-betul menjadi generasi emas. Generasi yang tidak hanya dibanggakan Indonesia, tetapi juga dunia," jelasnya.

Penutupan Diklat Paskibraka 2018 ©2018 Merdeka.com
Setelah kembalinya ke daerah asal masing-masing, Menpora berpesan agar Paskibraka 2018 menjadi contoh bagi lingkungan sekitar, menjadi orang yang dikenal kebaikannya, kedisiplinannya, kebersamaannya, saling membantu dan saling menolong.
"Adik-adik Paskibraka bersiaplah masa depan itu ada di tangan kalian, masa depan Indonesia ini ada di hati kalian semuanya, masa depan itu ada di niatan kalian," tutupnya.
Ia juga meminta doa kepada para anggota Paskibraka untuk mendoakan kesuksesan penyelenggaraan Asian Games 2018. Selain itu, doakan agar para atlet Indonesia dapat mempersembahkan medali emas bagi Merah-Putih.
Salah satu anggota Paskibraka asal Lampung, Muhamad Genta Lambang mewakili teman-temannya menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan pejabat Kemenpora yang telah mendukung kesuksesan dan kelancaran Paskibraka 2018, baik saat pengibaran dan penurunan bendera 17 Agustus lalu.
"Yang saya harapkan adalah dengan ditutupnya Diklat Paskibraka ini bukan menjadi akhir bagi kita semua, ini adalah awal baru bagi kita semua untuk menggapai cita-cita dan harapan yang kita inginkan," katanya.
Ia juga meminta kepada teman-temannya setelah kembali ke provinsi masing-masing agar tetap menjaga silaturahmi, dan jangan pernah lupakan kebersamaan dan kenangan selama di karantina Paskibraka.
"Karena mungkin setelah Diklat ditutup nanti akan susah untuk bertemu. Jadi untuk beberapa hari terakhir ini marilah kita sama-sama lebih mempererat lagi kebersamaan kita supaya nanti kita tetap menjadi Paskibraka 2018 yang solid dan selalu menjunjung tinggi kebersamaan," pesannya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya