Turun ke jalan, BEM SI tagih janji Jokowi sejahterakan rakyat
Merdeka.com - BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demonstrasi untuk mengevaluasi Pemerintahan Jokowi-JK. Aksi mahasiswa ini sekaligus untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional.
Presiden BEM Universitas Lampung, Akhmad Khairudin Syam menuntut pemerintah untuk berdaulat di bidang energi. Salah satunya dengan tidak menyerahkan harga BBM ke dalam mekanisme pasar.
"Kami meminta Pemerintah mengambil alih 100 persen kekayaan dan aset blok Mahakam dan Freeport ketika kontrak sudah abis," kata Akhmad di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (20/5).
Tak hanya itu, dia juga menyerukan kepada semua mahasiswa untuk ikut turun ke jalan esok di depan Istana Negara. Aksi tersebut bakal diagendakan dari pagi hingga petang hari.
"Saya mengimbau hari ini, Ketua BEM seluruh Indonesia untuk berkumpul di Jakarta tanggal 21 Mei, kita berkumpul di Istana Negara. Kami Mengajak untuk bergabung aksi besok dimulai pukul 10.00 WIB sampai sore," terang dia.
Lanjut dia, mahasiswa esok meminta Jokowi untuk menemuinya di depan Istana Negara. Jika tak digubris, mereka berjanji untuk menginap sampai bertemu Jokowi.
"Kami menantang Presiden untuk bertemu kami besok di depan Istana. Jika Presiden belum menemui kami, maka kami akan menginap hingga Presiden menemui kami," pungkas dia.
(mdk/efd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya