Tuntutan buruh seputar upah dan tolak outsourcing
Merdeka.com - Ratusan ribu buruh akan turun ke jalan pada tanggal 1 Mei mendatang untuk memperingati hari buruh sedunia. Diprediksi ada 12 titik lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya massa.
Berdasarkan penuturan staff Penanganan Kasus dan divisi Litbang Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Restaria Hutabarat, tuntutan buruh tahun ini masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yaitu menuntut pemberian upah yang layak dan menolak sistem kerja outsourcing.
"Sejauh ini tuntutan beragam, dari beberapa rekan buruh yang berkerja sama dengan kami akan menuntut mengenai upah dan sistem outsourcing," kata Restaria dalam jumpa pers menjelang Hari Buruh di kantor LBH, Jakarta Pusat, Senin (30/4).
Restaria menambahkan, selain menuntut upah dan sistem outsourcing para buruh juga akan menyinggung pada isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) serta menuntut hak masyarakat untuk memperoleh pendidikan.
"Tuntutan buruh setiap tahun sama karena tidak terpenuhi selama ini, dan ini menandakan lemahnya undang-undang yang ada," tambahnya.
Polda Metro Jaya telah melakukan berbagai antisipasi untuk mengamankan demo buruh 1 Mei mendatang. Sedikitnya, 16 ribu personel akan dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya