Tuntut kepastian tinggal, pencari suaka geruduk kantor UNHCR
Merdeka.com - Puluhan pencari suaka dari Afghanistan, Irak, dan Sudan, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Perwakilan Badan Pengungsi PBB UNHCR Menara Ravindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (8/2) pagi. Dalam aksinya mereka mempertanyakan kepastian penempatan kembali atau resettlement di negara ketiga dalam hal ini Indonesia.
"Tidak ada pekerjaan, tidak ada pemukiman. Kita adalah manusia, kita ingin pemukiman, kami telah keluarga, kami ingin hidup," teriak peserta aksi di depan gedung UNHCR.
Salah satu peserta aksi, Assylum seeker Belgium Lessay Ben (33) mengatakan, sudah lebih dari tiga tahun tinggal di Indonesia namun hingga kini belum mendapat kepastian tempat tinggal. Lessay mengaku akan melakukan demonstrasi sampai pihak UNHCR bersedia menemui penonton pendemo.
"Saya ingin demonstrasi sampai kami bertemu dengan perwakilan UNHCR," kata perempuan asal Yaman ini.
Pihak Humas UNHCR, Mitra Salima Suryono menyampaikan, pihaknya bersedia menemui pendemo dengan jalan prosedural. Menurutnya, transmigrasi bisa dilakukan dengan melalui prosedur ke negara ketiga dan terbatas.
"Kita juga mengupayakan ada opsi lain dengan pemulangan apabila sudah aman," kata Mitra.
Menurutnya, pendemo sempat ditemui dengan perwakilan tiga orang. Pihaknya mengaku sudah berkerjasama dengan pemerintah untuk membantu mereka. Ada sekitar 14 ribu pengungsi di Indonesia dari berbagai negara.
"Kita juga advokasi dengan pemerintah," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya