Tuntut Anggotanya Bebas, Ormas Forkabi Datangi Mapolsek Pondok Aren
Merdeka.com - Puluhan anggota organisasi massa (ormas) Forkabi mendatangi Mapolsek Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mereka menuntut pembebasan seorang anggota Forkabi berinisial RR (20) yang diamankan beberapa waktu lalu, karena kedapatan membawa senjata tajam.
"Kami mendatangi Polsek Pondok Aren, agar anggota kami dibebaskan. Karena sampai hari ini tidak ada kejelasan, kita enggak bisa menjenguk kawan kita yang diamankan," kata Ketua DPC Forkabi Pondok Aren, Armin saat dikonfirmasi, Rabu (17/11).
Armin menjabarkan, RR diamankan polisi bersama dengan anggota ormas lain di tempat yang sama. Menurutnya, ada kekeliruan penanganan perkara yang menyebabkan anggotanya masih ditahan polisi.
"Jadi awalnya ditangkap berdua saat penggerebekan narkoba, anggota kami ditangkap karena bawa sajam. Saat ditangkapnya sebenarnya berdua, satunya anggota FBR tetapi dia langsung dibebaskan hanya dua hari berselang," ucap dia.
Dia juga mengaku telah melakukan mediasi dengan Polsek Pondok Aren, agar anggotanya itu turut dibebaskan. Namun hingga saat ini RR masih mendekam di Mapolsek Pondok Aren.
"Tadi sudah mediasi bersama jajaran polsek, bikin surat pernyataan anggota Forkabi Pondok Aren tidak boleh membawa sajam dalam keadaan apapun mulai detik ini, apabila kedapatan membawa lagi akan dapat hukuman. Ya anggota kita pertama awal ditangkap dimintakan Rp50 juta, kata saya emang masalah apaan kan cuma masalah bawa sajam doang kok gede banget," bebernya.
Sementara Kapolsek Pondok Aren Kompol Dimas Aditya membantah tuduhan yang dialamatkan kepada jajaran Reskrim Polsek Pondok Aren.
"Biarkan saja. Polisi saat ini sedang diuji, kami hanya berproses saja sesuai aturan. Saya cek kanit dan panit tidak ada permintaan (uang bebas) itu. Saya tidak akan berkomentar," terang Aditya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya