Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tunjukkan harga diri, Panglima TNI gelar pasukan pengamanan KTT OKI

Tunjukkan harga diri, Panglima TNI gelar pasukan pengamanan KTT OKI Panglima TNI Gatot di Rakernas Forki. ©2016 Merdeka.com/anisyah

Merdeka.com - TNI dan Polri menggelar pasukan pengamanan KTT OKI Luar Biasa di Silang Monas, Jakarta hari ini. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan pengamanan ini untuk menciptakan rasa aman bagi para tamu negara. Selain itu jajarannya sudah memahami tugas dan peran masing-masing.

"Tugas pengamanan KTT OKI adalah tugas kehormatan sekaligus kepercayaan yang mengandung misi diplomatik karena manifestasi kontribusi Indonesia yang akan dihadiri kurang lebih 57 negara Islam. Sebagaimana kita pahami bersama bahwa pelaksanaan KTT OKI biasa yang diinisiatif negara kita dilatarbelakangi perubahan demografi, pemukiman ilegal di Israel Timur, dan kemerdekaan Palestina juga tentang tepi barat Yordania," kata Gatot saat sambutan di Monas, Jakarta, Selasa (1/3).

"Jadi inisiatif Indonesia adalah inisiatif mulia menggelar KTT OKI luar biasa. Untuk itu tugas yang prajurit emban bukan sekedar tugas rutin biasa tetapi tugas sangat penting tapi bersentuhan langsung dengan kehormatan citra dan nama indonesia di mata internasional," lanjut dia.

Gatot meminta pengamanan KTT OKI dilakukan secara maksimal. Gatot menilai, keberhasilan konferensi tersebut merupakan harga diri bangsa Indonesia.

"Untuk pasukan pengamanan harus maksimal, karena berkaitan citra harga diri," kata dia.

Dia menambahkan, koordinasi TNI dan Polri secara ketat, baik intern maupun antar komponen pengamanan, termasuk pengamanan dari kepala negara yang membawa pengamanan. Dia juga meminta TNI dan Polri untuk tak segan melakukan tindakan apabila membahayakan kepala negara lain.

"Jangan sekali-sekali memberi kompromi terhadap setiap gelagat dan indikasi yang mengundang kerawanan. Waspadai secara cermat setiap langkah antisipasi, terutama terhadap indikasi aksi terorisme. Kedepankan tindakan preventif secara maksimal. Tindakan represif tegas dan jalan terakhir dan jangan ragu-ragu," tukasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP