Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tuna rungu di Cilacap meregang nyawa usai ditabrak kereta api

Tuna rungu di Cilacap meregang nyawa usai ditabrak kereta api Ilustrasi mayat. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/forestpath

Merdeka.com - Seorang penyandang tuna rungu, Slamet Riyadi (70), tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan Desa Kesugihan Kidul, Kabupaten Cilacap, Minggu (9/9) sore.

Korban ditabrak oleh Kereta Api Wijayakusuma dengan nomor lokomotif cc2018316 saat melintas dari arah Kecamatan Kesugihan menuju ke stasiun Maos.

Kapolsek Kesugihan Polres Cilacap, AKP Asep Kusnadi mengatakan korban mengalami luka para pada bagian kepala. Dimungkinkan luka karena terserempet kereta api. Korban juga sempat terpental beberapa meter dari rel kereta api.

"Korban bernama Slamet Riyadi (70) warga Dusun Bumijaya RT 05 RW 06 Desa Kesugihan Kidul Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap," ungkap Asep.

Kejadian bermula saat Arif Susanto Karyawan PT KAI mendapatkan informasi dari masinis Supriyono. Lewat informasi itu dijelaskan bahwa Kereta Api yang ia kemudikan telah menabrakan seseorang di KM 3 + 100 Desa Kesugihan kidul RT 05 RW 06 Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap.

Mendapatkan informasi tersebut anggota Polsek Kesugihan beserta pihak PT KAI mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban.

"Korban merupakan penyandang Tuna Rungu sehingga ketika berjalan diatas rel tidak mendengar ketika ada kereta api lewat," terang Kapolsek.

Jenazah korban selanjutnya diserahkan ke pihak Keluarga untuk segera dilakukan pemakaman.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP