Tukang tambal ban diperingatkan rawat kompresor sebelum meledak
Merdeka.com - Sebelum kompresor miliknya meledak, Andar Rustandar (28), tukang tambal ban yang kiosnya berada di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat sudah diperingatkan untuk merawat mesin penghasil angin tersebut. Kondisi kompresor yang sudah karat karena sering terkena air hujan dianggap membahayakan.
"Sebelumnya saya sudah bilang sama dia, ini kompresor sudah bahaya. Bukaan anginnya sudah karatan," kata anggota Citra Bhayangkara Polsek Kebon Jeruk, Eriko Derik Porim di lokasi, Jumat (24/1).
"Eh, bener aja kan, enggak lama saya bilang, ini kompresor meledak."
Salah seorang tukang parkir yang berada di depan kios tambal ban korban, Andre mengatakan, akibat ledakan tersebut, kompresor berwarna biru itu terbelah menjadi dua. Saat ini kompresor tersebut sudah dibawa ke Mapolsektro Kebon Jeruk.
Mesin kompresor meledak saat korban sedang menambal ban bajaj di kios tambal ban miliknya di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Kejadiannya tadi, sekitar pukul 09.40 WIB, pas dia lagi nambal ban bajaj," kata saksi mata Aris (42), di lokasi.
Akibat ledakan tersebut, lanjut Aris, korban mengalami luka parah di kedua kakinya. "Kaki kiri putus, kaki kanannya patah. Dia juga sempat mental," ujar dia.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya