Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tujuh tahanan kabur, Propam Polda periksa kelalaian petugas polsek

Tujuh tahanan kabur, Propam Polda periksa kelalaian petugas polsek Ilustrasi Penjara. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Tujuh tahanan Polsek Ciracas kabur pada Senin (19/10) sekitar pukul 05.30 WIB. . Dari 9 orang yang ada di sel, 7 kabur dan 2 lainnya hanya bisa bengong melihat teman satu selnya melarikan diri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal menuturkan, Iqbal mengatakan Profesi dana Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya akan memeriksa dan investigasi perihal kaburnya tahanan tersebut. Termasuk kemungkinan kelalaian petugas jaga di Polsek Ciracas.

"Petugas jaga pada waktu itu akan diperiksa, Propam turun melakukan investigasi apakah ada kesalahan SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam kaburnya tahanan," ujar Iqbal di Polda Metro Jaya, Senin (19/10).

Polda Metro juga akan turun tangan membantu pengejaran tujuh tahanan Polsek Ciracas. "Mereka yang kabur atau melarikan diri akan segera dilakukan pengejaran dan penangkapan," ucapnya.

Sebelumnya, tujuh tahanan Polsek Ciracas dikabarkan melarikan diri subuh tadi. Ketujuh tahanan tersebut adalah tahanan dari berbagai jenis tindak pidana seperti kasus pencurian dengan pemberatan, kasus pencurian dengan kekerasan, kasus narkoba, serta kasus uang palsu.

Tujuh tahanan yang kabur tersebut yakni:

1. Rudyana alias Ryan alias Botak, kasus narkoba.

2. Ledi Sofyan Hadi kasus uang palsu

3. Agustiar kasus curat

4. Stephanus Theodorus, kasus curat

5. Parmonangan Samosir, pencurian

6. Rinto MH Sidobalok kasus pencurian dengan kekerasan

7. Budi Aprian kasus narkoba

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP