Tuduhan anak Amien Rais soal MoU dengan China ternyata bahas tol
Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais menuding Menteri Perhubungan Ignasius Jonan telah menandatangani MoU dengan China Investment Fund (CIF) secara diam-diam pada 3 November lalu. Menurut putra Amien Rais tersebut, hal itu ditentang oleh Komisi I DPR yang membidangi urusan luar negeri karena CIF dinilai tidak menguntungkan bagi Indonesia.
Usut punya usut, tudingan Hanafi itu ternyata soal MoU PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Jasa Marga (Persero) tentang pembentukan tim kerja (working group) kerja sama dengan konsorsium CIF untuk pengembangan jasa perkeretaapian dan jalan tol di Tanah Air.
Penandatangan MoU kerangka kerja sama dilaksanakan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin 3 November lalu yang disaksikan Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Dubes China untuk Indonesia Xie Feng.
Menko Perekonomian Sofyan Djalil dalam sambutannya mengatakan kerja sama yang ditandatangani meliputi China Railway dengan KAI dan konsorsium CIF dengan Jasa Marga.
"Detil kerangka kerja sama dua sektor tersebut diharapkan bisa diimplementasikan dan didiskusikan lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan," tutur Sofyan seperti dikutip Antara.
Sofyan mengharapkan kesepakatan kerja sama ini menjadi langkah awal yang baik untuk masa kedua negara dalam pengembangan sektor publik.
Sementara itu, Dubes China untuk Indonesia Xie Feng menuturkan nota kesepahaman ini diharapkan secepatnya menjadi pendorong utama kerja sama aktual keuntungan nyata bagi masyarakat.
Meski begitu detil rencana pembangunan proyek-proyek yang akan dikerjasamakan belum dapat diungkapkan, termasuk nilai investasinya.
Tiga menteri Sofyan Djalil, Rini Soemarno dan Ignasius Jonan, ketika ditanya lebih lanjut soal pertemuan tersebut memilih bungkam.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya