Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tsunami Banten, Puluhan Pengungsi Mulai Diserang Penyakit

Tsunami Banten, Puluhan Pengungsi Mulai Diserang Penyakit Pengungsi Akibat Tsunami di Banten. ©2018 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Hari keempat setelah tsunami Banten menerjang, puluhan warga Kampung Carita yang mengungsi mulai terserang penyakit. Rata-rata, mereka mengeluhkan ispa, hingga gatal-gatal.

"70-75 persen pengungsi mulai ngeluh sakit. Mayoritas penyakitnya masalah ispa, batuk, filek, flu, pusing-pusing hingga gatal-gatal," kata Dr. Tomas Mediansyah Baskoro di Posko Pengungsian di daerah Tahura-Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (36/12).

Di lokasi pengungsian, katanya, untuk ketersediaan makanan sangat cukup. Namun untuk obat-obatan masih belum sepenuhnya memadai. Apalagi, ada beberapa pengungsi yang menderita penyakit khusus sehingga tidak bisa konsumsi sembarang obat.

pengungsi akibat tsunami di banten

"Ada juga beberapa pasien memiliki obat pribadi karena ada musibah ini akhirnya tidak dibawa dan mulai menderita darah tinggi," katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang berada di pengungsian tetap menjaga pola hidup dan pola makan yang baik. Jika mulai tubuh menunjukkan gejala-gejala tidak sehat, disarankan segera mengecek ke tim medis di posko setempat.

"Kalau lagi gini jangan malu-malu bilang ke relawan, jangan sampai di tahan-tahan kalau sakit, ditambah hujan terus mengguyur Pandeglang," katanya.

Untuk diketahui, jumlah korban meninggal akibat bencana tsunami Banten sampai Selasa pukul 13.00 Wib yakni meninggal dunia 429 jiwa, 1.485 luka-luka, 154 hilang.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP