Truk sampah DKI kembali dilempar batu di Bantargebang
Merdeka.com - Truk sampah milik DKI Jakarta kembali menjadi korban penyerangan oleh sekelompok pemuda ketika melintas di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Akibatnya, kaca truk tersebut pecah, polisi kini sedang menyelidiki kasusnya.
"Kejadian empat hari lalu, sekarang masih diselidiki," kata Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo saat dikonfirmasi merdeka.com pada Senin (15/1).
Menurut dia, peristiwa pelemparan terjadi di kilometer 11. Truk yang dikemudikan Pollo Sagala (39) mengarah ke TPST Bantargebang tiba-tiba ditimpuk menggunakan batu berukuran kepalan tangan. Akibatnya, kaca truk tersebut pecah.
"Sopir tidak luka, hanya kerugian materi saja," kata Siswo.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya menyayangkan ulah orang tak bertanggungjawab yang melempari truk sampah DKI menuju ke TPST Bantargebang. Soalnya, kejadian pelemparan bukan pertama kali.
"Ini sudah berulang kali, kami berharap polisi menangkap pelakunya," kata Isnawa.
Keterangan sopir, kata dia, pelempar truk berjumlah dua orang mengendarai satu unit sepeda motor itu. Satu orang yang dibonceng mendadak melemparkan batu ke arah kaca truk sampah yang masih membawa muatan sampah dari Jakarta Barat.
"Pelemparan batu kepada truk sampah menjadi teror bagi sopir yang membuang sampah pada malam hari," ujarnya.
Isnawa meminta, kepada pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan pengawasan terhadap truk sampah DKI. Apalagi kondusifitas lalu lintas truk sampah DKI sudah diatur dalam nota kerja sama antara DKI Jakarta dengan Kota Bekasi.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya