Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Truk kontainer dilarang lewat Ancol jelang dan usai tahun baru

Truk kontainer dilarang lewat Ancol jelang dan usai tahun baru Pelabuhan Tanjung priok. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) wilayah Jakarta Utara melarang truk kontainer melintas di Ancol terhitung 30 Desember hingga 3 Januari 2016. Hal itu dilakukan karena diperkirakan ribuan masyarakat memadati kawasan wisata tersebut menjelang libur perayaan pergantian tahun baru 2015 sehingga diprediksi arus lalu lintas menjadi macet.

"Kendaraan yang tidak boleh melewati Ancol yaitu kendaraan pengangkut bahan bangunan truk tempelan, truk‎ gandengan, truk kontainer, ke‎ndaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari dua," kata Kasat Lantas Jakarta Utara, AKBP Sudarmanto di balai wartawan Polres Jakarta Utara, Jakarta, Sabtu (26/12).

Menurut Sudarmanto, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 48 Tahun 2015 yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan RI terkait pelarangan melintasnya angkutan barang di sejumlah lokasi termasuk kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa mulai dari Rabu (30/12) hingga Minggu (3/1) ada beberapa jenis kendaraan angkutan berat yang dilarang untuk melintas di jalan raya demi melancarkan arus lalu lintas.

"Pengecualian pembatasan jalan diberlakukan pada beberapa jenis angkutan yang menyangkut kehidupan orang banyak kendaraan pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) atau Bahan Bakar Gas (BBG), pengangkut ternak, pengangkut bahan sembako seperti beras," bebernya.

"Lalu kendaraan pengangkut tepung terigu, gula pasir, minyak goreng, cabai merah, bawang merah, kacang tanah, daging sapi, daging ayam, susu murni dan telur ,kendaraan barang antaran pos, kendaraan barang ekspor atau impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor seperti Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Makassar," tambahnya.

Sementara itu, untuk truk kontainer bermuatan barang ekspor atau impor jalurnya akan dialihkan. "Untuk kawasan wisata Ancol, truk kontainer ekspor atau impor kita alihkan dan belokkan ke Jalan Tol Wiyoto Wiyono melalui akses jalan lain memutar untuk mencapai Pelabuhan Tanjung Priok," tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP