Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Truk Batu Bara Dilarang Melintas Pascamacet 22 Jam, Jalan Nasional Batanghari Lancar

Truk Batu Bara Dilarang Melintas Pascamacet 22 Jam, Jalan Nasional Batanghari Lancar Jalan Nasional di Jambi Macet 22 Jam, Pasien dalam Ambulans Meninggal. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Lalu lintas di jalan nasional ini Batanghari kembali lancar setelah aktivitas truk angkutan batu bara dihentikan sementara. Sebelumnya jalur itu macet total hingga 22 jam yang menyebabkan banyak kerugian, bahkan ada pasien yang meninggal dunia saat ambulans yang membawanya terjebak kemacetan.

"Sekarang sudah lancar, dari tadi malam. Tidak ada masalah lagi," kata Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto saat dihubungi, Kamis (2/3).

Sejumlah polisi telah dikerahkan di sekitar mulut tambang untuk mencegah truk angkutan batu bara keluar ke jalan nasional. "Yang penting truk yang di mulut tambang di Koto Boyo. Satu pintu (jalan keluar), cuma di dalamnya ada beberapa lokasi tambang," jelasnya.

Bambang mengakui masih terdapat truk yang berada di sekitar jalan nasional. Truk itu sudah dalam perjalanan sejak kemarin, menjelang penghentian operasional angkutan tersebut. Truk ini diperbolehkan melanjutkan perjalanan akan tetapi pada saat malam hari.

"Masih ada truk yang berada di kantung parkir atau kantung di pinggir jalan. Yang nyangkut boleh, malam jalannya, kalau nanti malam masih ada. Sedangkan dari mulut tambang tidak bisa lagi," tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris langsung menginstruksikan agar aktivitas mulut tambang batu bara distop dulu akibat dari kemacetan parah yang terjadi. Kondisi itu menyebabkan banyak kerugian. Salah satunya seorang pasien dalam ambulans dilaporkan meninggal dunia di tengah kemacetan itu.

"Saya selaku Gubernur Jambi sudah mencermati kondisi Provinsi Jambi, terkait dengan kondisi kemacetan di jalan nasional, Kabupaten Sarolangun menuju ke Jambi,"kata Gubernur Jambi Al Haris, Rabu (1/3).

"Kemacetan panjang pada Selasa sore dan malam hari sampai hari ini sehingga saya selaku Gubernur Jambi mengambil langkah yaitu tidak ada pengangkutan tambang dari mulut tambang sampai ke jalan nasional,"tegasnya.

"Kami juga sudah perintahkan ke dinas PU Provinsi Jambi dan Balai Jalan untuk segera memperbaiki jalan yang rusak, yaitu jalan yang berlobang sepanjang setengah kilometer yang begitu rusak yaitu di Tembesi akan diperbaiki segera. Selain itu 1 kilometer di wilayah Sridadi akan diperbaiki,"ujarnya.

"Saya seorang pemimpin juga minta maaf ke masyarakat Provinsi Jambi atas peristiwa yang terjadi saya juga akan perintahkan juga ke Dinas PU dan Balai Jalan untuk fokus pada perbaikan," imbuh dia.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP