Trimedya: Orang Istana yang larang SBY kritik Jokowi hanya cari muka
Merdeka.com - Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut ada pihak Istana yang tak senang jika dikritik. Bahkan orang itu sempat mengirim pesan ke SBY agar ketua umum Partai Demokrat itu tak lagi mengkritik kebijakan pemerintah.
Menanggapi itu, Politisi PDIP, Trimedya Pandjaitan menyebut pihak Istana yang membatasi kritik tak lebih dari upaya mencari muka dengan Presiden Jokowi. Sebab, Presiden Jokowi secara pribadi bukan tipe anti-kritik.
"Ya kalau ada orang dalam begitu biasalah. Itu orang cari muka dengan Pak Jokowi," kata Trimedya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2).
Presiden Jokowi bukan antikritik, kata Trimedia. Secara pribadi mantan wali kota Solo itu juga tak berubah meski sudah menjadi orang nomor satu di negeri ini.
"Sepanjang saya kenal, gak ada di dia yang berubah sampai beliau jadi Presiden. Bahkan sifat dia gak berubah. Guyon tetap sama, hanya kita tahu dirilah," ungkapnya.
Menurut Wakil Ketua Komisi III ini, kritik SBY atas Jokowi sama sekali tak dipersoalkan. Yang harus dijaga adalah upaya provokasi orang-orang di sekitar Jokowi agar tak mengubah karakter Jokowi yang sebenarnya.
"Yang dijaga adalah agar orang di sekitar dia mengubah karakter Pak Jokowi. Dari dulu Pak Jokowi tetap konsisten. Lihat aja bajunya, warna dan harga tetap konsisten. Kalau ada berubah mungkin, wajar dari orang biasa," pungkas dia.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya