Trigana Air tergelincir di Wamena, pilot diperiksa polisi
Merdeka.com - Pesawat Trigana Air Service TGN7321 tergelincir saat akan mendarat di Bandara Wamena. Peristiwa itu terjadi pagi tadi.
Pesawat tersebut diketahui membawa BBM. Total yang bahan bakar minyak yang dibawa mencapai 14,918 kilogram.
"Pesawat jenis kargo tersebut memuat premium 50 drum 8500 kg, solar 27 drum 5.103 kg, gula 15 sebanyak 750kg, beras 99/40kg sebanyak 560 kg dengan total kargo seberat 14.913 kg, total pallet 22 pallet 440 kg dan total load 15.353 kg," terang Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Hemi Pamuraharjo, dalam rilis yang diterima merdeka.com, Selasa (13/9).
Pesawat dengan rute Sentani-Wamena tersebut tergelincir sampai ke area end of twy 15 atau runway shoulder sisi kanan. Saat ini, proses evakuasi sedang dilakukan dan bandara ditutup untuk umum.
"Ditutup dimulai pukul 07.52 WIT sampai dengan estimasi pukul 16.00 WIT. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kondisi landasan dan melakukan proses koordinasi untuk pemindahan pesawat," sambungnya.
Sebab detail pesawat tergelincir masih diselidiki Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Dikutip dari Antara, Kapolres Jayawijaya, AKBP Yan Reba mengatakan, pilot pesawat kargo dengan nomor penerbangan PK-YSY itu langsung dimintai keterangan.
"Untuk pilot dan co-pilot setelah kondisinya agak normal akan kami minta keterangan," kata Yan Reba ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Selasa.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya