Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tribrata ternoda pasir berdarah

Tribrata ternoda pasir berdarah Ilustrasi Polisi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kini semua pandangan tertuju kepada kejadian di Desa Selok Awar-awar, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Praktik penambangan pasir ilegal sudah memakan korban, yang mereka adalah para penolak kegiatan itu.

Nyawa Salim melayang akibat dianiaya preman berjuluk Tim 12 hingga tewas. Mereka adalah kaki tangan sang kepala desa, Hariyono. Kawanan itu juga menyiksa kawan Salim, Tosan, hingga lambungnya sobek. Hanya saja Tosan mujur tak meregang nyawa, meski harus dibedah selama sembilan jam.

Padahal, Tosan sudah mengadu ke polisi kalau dia pernah diancam akan dibunuh jika masih nekat menentang penambangan liar. Namun apa daya, laporannya dianggap angin lalu. Saat kejadian, semuanya sudah terlambat.

Lantas muncul macam-macam perkiraan di benak. Kenapa pula polisi mengabaikan laporan itu? Padahal Tosan dengan gamblang menyatakan diancam akan dibunuh. Apakah polisi saat ini sudah tidak lagi melindungi dan melayani masyarakat? Apakah mereka terlibat dan mendapat jatah dari kegiatan tambang pasir ilegal di pinggir laut sudah berjalan dua tahun? Teka-teki itu perlahan mulai tersingkap.

Cela korps coklat-coklat itu diungkap ‎Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anton Setiadji. Dia membenarkan ada anak buahnya terlibat dalam kasus pembunuhan Salim Kancil. Polisi tersebut diduga bergerak sebagai beking pengelola tambang pasir Pesisir Watu Pecak, Pasirian, Lumajang, Jawa Timur.

"Masih pemeriksaan kasar. Jadi kita masih belum menyentuh pada fakta hukum. Jadi masih keterangan-keterangan kita ambil bahwa ada anggota kita yang istilahnya menerima sesuatu. Dia tiap ketemu nerima duit," kata Anton di Kantor Pemkab Lumajang, kemarin.

Hanya saja, Anton berkilah Polda Jatim belum bisa melihat alur kasusnya. Entah apa maksud pernyataan itu. Menurut dia masih perlu pendalaman dari sejumlah keterangan dihimpun. ‎Dua polisi, kat dia, berasal dari Polres Lumajang dan Polsek Pasirian. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP