Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Trend batu akik di tahun 2015, meledak lalu perlahan mulai meredup

Trend batu akik di tahun 2015, meledak lalu perlahan mulai meredup Pameran batu akik. ©AFP PHOTO/Bay Ismoyo

Merdeka.com - Fenomena batu akik sempat meledak di tengah masyarakat Indonesia. Banyak orang tergila-gila terhadap keindahannya. Namun, tren itu perlahan justru makin meredup di akhir tahun 2015.

Perjalanan tren batu akik memang menarik untuk diikuti. Akibat bentuk unik batu akik, banyak kejadian lucu hingga konflik antar warga mewarnai perjalanannya di Tanah Air.

Ramainya batu akik di Indonesia sebenarnya sudah sejak lama. Namun, lebih kurang dua tahun terakhir tren ini seolah menanjak. Banyak masyarakat mendadak terhipnotis terhadap pesona unik batu akik. Bahkan, batu akik menjadi kata yang paling sering dicari dalam situs pencarian Google.

Di tahun 2014, tren ini menunjukkan kenaikan. Berawal dari mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadikan batu ini kenang-kenangan untuk Presiden Amerika Barack Obama. Kala itu SBY memberi Obama jenis batu bacan. Bisa dikatakan ini pemicu meledaknya tren batu akik.

Batu akik bacan langsung jadi buruan, menyusul jenis lainnya di Indonesia. Harganya bahkan menggila. Para pedagang menjualnya hingga harga puluhan juta.

Pelbagai kalangan, mulai pejabat hingga masyarakat kelas bawah, tidak lagi ragu pamer batu di jari tangannya. Bagi para pejabat, mencari batu akik dengan kualitas nomor wahid guna menunjukkan kelasnya. Sedangkan masyarakat biasa, hanya tren gaya-gayaan saja ataupun sekadar hobi. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP