Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Transit di Mapolda Jatim, Bupati Probolinggo dan Suami Tak Mau Komentar Soal OTT KPK

Transit di Mapolda Jatim, Bupati Probolinggo dan Suami Tak Mau Komentar Soal OTT KPK Operasi Tangkap Tangan (OTT) Terhadap Bupati Probolinggo. ©2021 Erwin Yohanes/Surabaya

Merdeka.com - Sebanyak 10 orang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Probolinggo digelandang keluar dari gedung Ditreskrimsus Polda Jatim. Di antaranya, Bupati Probolinggo beserta sang suami yang juga anggota DPR RI dari Partai Nasdem.

Mereka keluar dari Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim pukul 11.15 WiB. Saat keluar dari gedung, tak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut ke sepuluh orang itu. Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari memilih diam dan menghindar dari pertanyaan awak media.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Reply Handoko, mengatakan dalam kasus ini pihaknya hanya meminjamkan tempat saja. Selebihnya, merupakan kewenangan dari KPK.

"Itu kewenangan KPK ya," ujarnya singkat, Senin (30/8).

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di salah satu kabupaten di Jawa Timur (Jatim). Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri membenarkan bahwa giat tersebut dilakukan di Probolinggo.

"Benar, informasi yang kami terima, tim KPK melakukan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sebagai pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur," ujarnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP