Tomcat serang 37 warga Rusun Daan Mogot, kulit panas dan melepuh
Merdeka.com - Sedikitnya 37 penghuni Rumah Susun Daan Mogot Kelurahan Duri Kosambi, kecamatan Cengkareng, diserang serangga tomcat. Kondisi mereka hingga hari ini masih dalam proses penyembuhan.
"Ada 37 orang sekarang tetapi bisa kemungkinan lebih. Sekarang mereka sudah di rusun dan sedang dalam penyembuhan," kata Ketua RT 14 Blok F Rusun Daan Mogot Heru ketika ditemui merdeka.com, Jakarta, Sabtu (30/5).
Heru mengungkapkan, kata Dinas Kesehatan yang datang saat kejadian, bahwa korban terbanyak dari rusun blok F karena berdekatan dengan empang, rawa, tempat pemancingan dan peternakan warga. Di sana diduga tempat serangga tomcat berkembang biak.
Dia pun mengungkapkan sebelum Rusun Daan Mogot dibangun, di sini adalah wilayah rawa-rawa dan sawah.
Salah satu korban serangan tomcat, Rijani warga Blok F nomer 315 merasakan kondisi badannya berbeda ketika bangun tidur.
"Badannya merasa panas, gatal, melepuh di sekitar leher dan tangan," ujar Rijani yang sekarang duduk di bangku sekolah dasar.
Dia bercerita kepada merdeka.com, kejadian tersebut kemudian diketahui ibunya. Sang ibu lantas mengoleskan balsem di kulit Rijani. Ketika kulit gigitan tomcat, berwarna merah dan berasa gatal. Tetapi setelah berwarna hitam, rasa sakitnya hilang.
Rijani menceritakan sebelumnya, ibu ayah dan adiknya dulu juga pernah terkena tomcat karena setiap malam serangga itu banyak bermunculan di lampu rusun warga.
Setelah berita tomcat ramai, Camat Cengkareng Ali Maulana segera mengambil sikap dengan memerintahkan Dinas Pertanian menyemprot cairan anti hama ke sekitaran rusun. Selain itu, Dinas Kesehatan memberikan pengobatan kepada warga. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya