Tomcat cukup disentil, jangan dipukul
Merdeka.com - Serangan serangga tomcat sudah terjadi di beberapa daerah. Cara mengatasinya sebenarnya cukup mudah. Disentil, jangan dipukul. Demikian tips dari ahli alergi dan imunologi Departemen Ilmu Kesehatan Anak pada Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr dr Anang Endaryanto Sp A(K).
"Tomcat itu tidak menggigit, tapi hanya menempel, karena itu kalau dia hinggap cukup disentil saja, lalu bekas hinggapnya dibersihkan. Yang penting, jangan dipukul atau dipencet, karena cairan yang dikeluarkan bisa bersifat 'hypersensitive'," ujar Anang seperti ditulis antara, Rabu (21/3).
"Cairan 'hypersensitive' yang dikeluarkan Tomcat itu dapat menimbulkan reaksi yang merugikan pada manusia karena mengakibatkan alergi, nyeri, kemerahan, gatal, dan bahkan hingga menyebabkan penderitanya mengalami radang akibat iritasi dan demam yang dialami," katanya.
Anang menambahkan cairan yang dikeluarkan Tomcat itu bersifat asam, karena itu dapat dinetralkan dengan zat yang bersifat basa, seperti sabun mandi.
"Tapi, cara yang paling baik adalah disentil, lalu bekas hinggap dari Tomcat itu dibersihkan dengan sabun. Tomcat sendiri bukan hal baru, karena serangga itu selalu ada pada setiap tahun, karena itu sangat penting untuk mengetahui cara mengatasinya, " katanya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya